Memiliki rumah merupakan salah satu impian banyak keluarga muda di Indonesia. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk bisa memiliki rumah, salah satunya melalui KPR. Tetapi, sebelum memutuskan untuk mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) ada beberapa hal yang terkadang membuat bingung calon pembeli. Salah satu kebingungan terbesar adalah menentukan tenor KPR. Apakah memilih tenor 10 tahun, 15 tahun maupun 20 tahun.
Masing-masing tenor tentu memiliki konsekuensi finansial tersendiri, mulai dari berapa besar cicilannya, total bunga, sampai fleksibilitas keuangan jangka panjang. Melalui artikel ini akan dibahas secara menyeluruh mengenai perbandingan tenor KPR 10, 15 dan 20 tahun agar kamu bisa menentukan pilihan yang sesuai kondisi finansial.
Apa Itu Tenor KPR dan Mengapa Penting?
Tenor KPR merupakan jangka waktu yang diberikan oleh pihak bank kepada nasabah untuk bisa melunasi cicilan bulanan. Semakin panjang tenor yang dipilih, besaran cicilan setiap bulannya juga…
Apakah kamu pernah ditolak Bank ketika mengajukan KPR rumah? Terkadang jawabannya membuat kita deg-degan, yaitu karena kredit macet. Tenang, masalah ini bukan hanya kamu yang mengalaminya, banyak calonpembeli rumah yang mengalami kendala kredit macet. Hal ini terjadi karena beberapa hal, bisa karena telat membayar cicilan motor, tunggakan kartu kredit atau bisa juga pinjaman online yang lupa dibayar.
Masalah ini memang menghambat kredit KPR, namun ternyata kamu masih bisa memperbaikinya, asalkan mengetahui cara dan sabar dalam menjalani prosesnya. Untuk kamu yang saat ini berencana mengajukan KPR, namun masih khawatir dengan status kredit kamu, berikut ini beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk memperbaikinya.
Kenapa Riwayat Kredit Macet Bisa Bikin KPR Ditolak?
Sebelum berlanjut ke solusinya, penting untuk mengetahui penyebab utama terjadi kredit macet. Ketika kamu meminjam uang melalui bank, leasing, kartu kredit atau melalui fintech lending, secara otomatis langsung masuk ke sistem yang dikelola OJK…
Jika kamu sedang bersemangat mencari rumah baru, perhatikan satu hal penting sebelum menandatangani KPR, yaitu jenis bunga cicilan. Perlu diketahui bahwa bunga KPR terdiri atas dua jenis, yaitu bunga flat dan bunga anuitas. Keduanya terdengar mirip, tetapi memberikan dampak yang cukup besar bagi keuangan kamu.
Nah, untuk kamu yang saat ini memiliki rencana untuk membeli rumah dengan sistem KPR penting untuk mengenal dahulu perbedaan bunga flat dan anuitas. Dengan ini kamu bisa menentukan keputusan finansial yang tepat.
Apa Itu Bunga Flat?
Jenis bunga satu ini bisa dikatakan cukup simpe cara menghitungnya. Bayangkan kamu mengambil pinjaman di bank untuk beli rumah, kemudian bank tersebut menghitung bunga sesuai jumlah pokok pinjaman awal. Besaran bunga tersebut dipakai terus sama besarnya dari pertama kali mencicil sampai cicilan terakhir.
Misalnya kamu ambil KPR senilai 500 juta dengan bunga flat 8% untuk 10 tahun, maka setiap bulannya kamu membayar…
Membandingkan rumah jadi vs kavling terkadang membuat kita bingung. Membeli rumah merupakan satu keputusan yang penting dipertimbangkan. Terlebih ketika ada pilihan apakah membeli kavling atau membeli rumah jadi. Keduanya memiliki pertimbangan masing-masing. Tapi bagi kamu yang lebih senang dengan proses yang cepat, biaya yang terukur dan rumah yang siap huni, memilih rumah jadi merupakan pilihan yang masuk akal.
Artikel ini membahas mengenai perbandingan keduanya, terlebih untuk kamu yang saat ini sedang mencari hunian modern seperti yang ditawarkan Sapphire Griya Modern.
Apa Perbedaan Rumah Jadi dan Kavling?
Rumah jadi merupakan hunian yang dibangun sepenuhnya oleh pengembang, sudah lengkap dengan struktur atap, instalasi air dan listrik sampai finishing interior. Sebagai pembeli, kamu tinggal menempati atau bisa langsung merenovasi sesuai keinginan.
Sementara itu, kavling merupakan lahan kosong yang dijual tanpa bangunan. Dalam hal ini, kamu harus mengurus sendiri proses desain, perizinan, hingga pembangunan dari nol.
Berbicara perihal passive income, properti kerap menjadi salah satu opsi yang banyak dijadikan pilihan. Bayangannya cukup sederhana: membeli unit, disewakan, lalu setiap bulan mendapatkan penghasilan tambahan. Tapi mendapatkan passive income apakah semudah itu? Terlebih untuk pekerja kelas menengah dengan gaji bulanan yang terbatas.
Jawabannya, bisa realistis, namun bukan tanpa perhitungan yang matang. Artikel dari Sapphire Griya Modern ini akan membedah properti sebagai aset sewa dengan masuk akal, lengkap dengan simulasi ROI sederhana sebagai acuan sebelum memutuskan investasi.
Kenapa Properti Dianggap Sumber Passive Income yang Menjanjikan?
Dibandingkan instrumen investasi lainnya, properti memiliki karakteristik yang berbeda. Nilainya cenderung naik dalam jangka waktu yang panjang, sekaligus dapat menghasilkan arus kas rutin ketika disewakan. Keduanya merupakan perpaduan yang menarik karena dianggap sebagai aset ganda. Pemilik properti bisa mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga, serta penghasilan bulanan.
Bukan hanya itu saja, aset properti dikenal tahan terhadap inflasi. Ketika harga naik, harga sewa…
Tidak sedikit orang yang bertanya-tanya mengenai rencana membeli rumah di usia 25 tahun. Banyak yang merasa apakah usia tersebut sudah cukup siap untuk memiliki hunian sendiri.
Hal ini wajar, karena sebagian orang masih menganggap membeli rumah biasanya dilakukan ketika sudah memasuki usia 30-an, saat kondisi finansial dianggap lebih stabil, sudah menikah, atau tabungan sudah terkumpul lebih banyak.
Namun bagi kamu yang masih berusia di bawah 30 tahun dan mulai serius memikirkan investasi properti, sebenarnya kamu mungkin sudah lebih siap dari yang kamu bayangkan.
Beli rumah di usia muda bukan hanya soal memiliki tempat tinggal, tetapi juga tentang membangun aset sejak lebih awal. Pembahasan ini akan melihatnya dari sisi angka, skema, dan langkah yang realistis.
Kenapa Usia 25 Justru Waktu yang Tepat?
Salah satu keuntungan terbesar yang dimiliki generasi muda adalah waktu.
Dalam dunia KPR, waktu menjadi faktor penting karena cicilan rumah dapat…
Rumah yang adem, hemat listrik, dan terang merupakan impian banyak orang. Hunian ini cocok untuk iklim negara tropis seperti Indonesia. Rumah impian tersebut bisa diwujudkan bukan hanya dengan menyalakan AC selama 24 jam penuh, tetapi dengan memperhatikan satu hal penting, yaitu orientasi bangunan.
Sebelum membahas mengenai pilihan cat dinding atau model furniture, ada hal yang lebih fundamental dalam desain rumah, yaitu menentukan arah hadap rumah. Keputusan ini akan menentukan apakah rumah bisa memberikan kenyamanan secara alami.
Apa Itu Orientasi Bangunan dan Kenapa Itu Penting?
Orientasi bangunan adalah arah rumah terhadap matahari dan angin. Dalam perkembangan desain rumah tropis modern, orientasi bangunan bukan hanya soal estetika, tetapi bagian dari strategi desain yang mempertimbangkan kondisi iklim.
Indonesia yang berada di wilayah tropis memiliki intensitas matahari cukup tinggi sepanjang tahun. Jika rumah tidak dirancang dengan tepat, paparan panas matahari dapat masuk secara berlebihan.
Prinsip Orientasi Utara-Selatan: Fondasi Desain Rumah…
Read More
Budaya work from home (WFH) yang berkembang sejak pandemi ternyata masih menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat hingga saat ini. Banyak perusahaan menerapkan sistem kerja hybrid, sementara sebagian pekerja memilih bekerja dari rumah karena dinilai lebih fleksibel, efisien, dan mampu memberikan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Perubahan pola kerja ini membuat kebutuhan akan rumah ideal untuk WFH semakin meningkat. Rumah kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat beristirahat, tetapi juga menjadi ruang produktif untuk bekerja, melakukan meeting online, hingga mencari inspirasi.
Konsep hunian pun ikut mengalami perubahan. Jika sebelumnya rumah dengan ukuran besar menjadi pilihan utama, kini banyak orang mulai mempertimbangkan hunian yang lebih efisien, fungsional, dan nyaman. Konsep modern compact home menjadi salah satu solusi karena mampu menghadirkan ruang yang optimal tanpa mengurangi kenyamanan penghuni.
Salah satu hunian yang mengusung konsep tersebut adalah Sapphire Scandia Brebes di Sapphire Griya Modern. Dengan konsep modern compact home, hunian ini dirancang untuk…
SHGB adalah dan beberapa hal yang terkait dengan dokumen jual beli rumah penting untuk diperhatikan. Ketika membeli properti atau rumah, sebagian dari kita masih terfokus pada lokasi, desain, dan harga. Padahal, ada hal yang tidak kalah penting untuk diperhatikan, yaitu status legalitas tanah dan bangunan. Kurangnya pemahaman terhadap dokumen kepemilikan dapat menimbulkan berbagai masalah di kemudian hari.
Ada beberapa istilah yang sering membuat calon pembeli bingung, seperti SHM, HGB, dan SHGB. Supaya tidak salah dalam memilih properti, berikut penjelasan lengkapnya.
SHGB Adalah?
SHGB adalah singkatan dari Sertifikat Hak Guna Bangunan. Dokumen ini menjadi bukti bahwa seseorang atau badan hukum memiliki hak untuk mendirikan dan menggunakan bangunan di atas tanah yang bukan sepenuhnya miliknya.
Pemegang SHGB memiliki hak untuk menggunakan tanah dalam jangka waktu tertentu sesuai ketentuan yang berlaku. Berdasarkan PP No. 18 Tahun 2021, SHGB dapat diberikan hingga 30 tahun, diperpanjang 20 tahun, dan diperbarui hingga 30 tahun berikutnya sesuai…
Menentukan jenis pembayaran yang sesuai dengan kondisi finansial merupakan langkah penting sebelum membeli rumah. Banyak calon pembeli yang masih bingung menentukan pilihan pembayaran antara Cash Keras, Cash by Progress, Cash Termin, maupun cicilan KPR rumah.
Padahal, setiap sistem pembayaran memiliki kelebihan dan tantangannya masing-masing. Ada yang lebih hemat karena bebas bunga, ada yang lebih fleksibel karena dapat dicicil bertahap, dan ada pula yang menawarkan cicilan bulanan yang lebih ringan dengan tenor panjang. Oleh karena itu, penting untuk memahami seluruh pilihan pembayaran sebelum memutuskan membeli rumah.
Sebagai salah satu hunian modern di Tegal dan Brebes, Sapphire Griya Modern menghadirkan berbagai pilihan pembayaran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial calon pembeli. Mulai dari Cash Keras, Cash by Progress, Cash Termin, Soft Cash SGM, hingga KPR, seluruh skema dirancang untuk memberikan kemudahan dalam memiliki rumah impian.
Kenapa Memilih Skema Pembayaran Rumah Itu…
Read More
15 Tahun belakangan, ukuran rumah dikaitkan dengan standar kesuksesan. Semakin besar rumah yang dimiliki, semakin prestise juga pemiliknya. Trend ini mulai bergeser, saat ini pola pikir sudah mulai bergeser, terlebih untuk generasi milenial akhir dan Gen Z.
Saat ini, semakin banyak keluarga muda yang lebih tertarik dengan rumah minimalis modern dengan desain yang compact, efisien serta mudah perawatannya. Tren ini ramai dibicarakan dengan istilah compact living, sebuah gaya hidup yang lebih mengutamakan efisiensi ruang tanpa mengurangi kenyamanan.
Tren ini bukan sekedar tren sesaat atau fomo. Adanya perubahan gaya hidup, kondisi ekonomi dan juga kebutuhan mobilitas menjadikan banyak kaum milenial dan juga Gen Z yang mulai mempertimbangkan ulang arti “rumah ideal”. Hunian ideal bukan soal luasan saja, lebih dari itu bagaimana sebuah hunian bisa memberikan kualitas hidup yang lebih nyaman, praktis dan fungsional.
Dulu, tidak sedikit yang menganggap pusat aktivitas daerah Tegal Raya hanya fokus di area kota. Seiring perkembangan zaman, area berkembang kini mulai bergeser. Adiwerna hadir sebagai salah satu kawasan yang ramai serta diperhitungkan. Kawasan yang dulu lebih dikenal sebagai kawasan penyangga kini tumbuh menjadi hunian baru yang banyak dilirik masyarakat.
Perubahan tentu tidak tumbuh secara tiba-tiba. Infrastruktur yang bertumbuh, akses yang semakin baik sampai fasilitas publik yang mumpuni menjadikan hunian di Adiwerna semakin diminati. Mulai dari keluarga muda, profesional, hingga investor semakin melirik hunian di area ini.
Apabila kita perhatikan lebih mendalam, hunian di area Adiwerna ini memiliki pola yang menarik. Adiwerna bukan tumbuh karena tren, melainkan kebutuhan masyarakat modern yang butuh hunian nyaman, terhubung, serta terus bertumbuh.
Adiwerna: Kawasan yang Berkembang Cepat di Tegal Raya
Apabila kita amati lebih mendalam, kini kehidupan di Adiwerna berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu.…